Doa Pernikahan
Berburu Wedding Rings di Permata Cikini..
Kemaren siang aku mampir ke toko emas di depan stasiun cikini. Aku berburu cincin di sana sambil curi-curi waktu di jam istirahat. Masih survey sih. Pengen tahu model-modelnya kayak gimana dan harganya seperti apa. Hmm.. ternyata wedding rings itu modelnya gitu-gitu aja yah. Sampe bingung deh pilihnya. Rata-rata semuanya hampir sama bentuknya. Simpel, manis, juga elegan.
Nah, berhubungan ga boleh ambil foto di toko emasnya, jadilah aku cari-cari gambarnya di mbah google. Ini dia nih beberapa model yang aku suka. Kira-kira abi suka ga yaaa?? Orangnya masih di Balikpapan euy. Baru balik ke Jakarta sekitar 3 minggu lagi. Hiks,hiks,hiks..
Baiklah.. daripada bermellow-mellow, yuk intip-intip model cincin yang aku suka. Cekidot
Puding Cendol
Lagi, nyontek resep dari Majalah Sekar. Kayanya patut dicoba deh.. Segernyaaa..
- 500 ml santan dari 1/2 butir kelapa
- 1/2 bungkus agar-agar bubuk
- 1/2 sdt jeli bubuk
- 75 gr gula pasir
- 150 gr cendol
Bahan sirup gula merah:
- 300 gr gula merah sisir
- lembar daun pandan, ikat
- 200 ml air
- 1/4 sdt garam
Bahan pelengkap:
- 1000 gr es serut
- 250 ml air dingin
CARA MEMBUAT:
- Rebus santan, agar-agar bubuk, jeli bubuk, dan gula pasirsampai mendidih. Tambahkan cendol. Aduk rata.
- Tuang di cetakan telur puyuh. Tekan dan bekukan.
- Sirup gula merah: rebus gula merah, daun pandan, air, dangaram dengan api kecil sampai gula larut.
- Sajikan puding cendol dengan sirup gula merah danpelengkapnya.
Untuk 10 porsi
sumber : MajalahSekar
Rolade Saus Bangkok
Bahan kulit martabak telur:
- 250 gr tepung terigu protein tinggi
- 100 gr tepung teriguprotein sedang
- 1/2 sdt garam
- 200 gr air
- 50 gr minyak goreng
- 500 ml minyak goreng untukmerendam
Bahan isi per buah:
- 2 butir telur ayam, kocok lepas
- 50 gr daun bawang, irishalus
- 1/4 sdt merica bubuk
- 50 gr keju cheddar parut
Cara membuat:
- Kulit: campur tepung terigu dan garam. Aduk rata. Masukkanair sedikit-sedikit. Uleni sampai kalis. Masukkan minyakgoreng. Uleni sampai elastis.
- Timbang masing-masing adonan 50 gr. Bulatkan. Rendam dalam minyak goreng. Diamkan 2 jam.
- Aduk rata bahan isi.
- Pipihkan kulit martabak. Giling perlahan agar melebar dan pipih.
- Letakkan kulit martabak tipis di wajan dadar berisi minyakpanas.
- Tuang isi di tengah. Lipat sampai tertutup.
- Goreng sambil disiram minyak sampai matang.
Untuk 12 buah.
sumber: majalahsekar
99 days itu…
Akhirnya kisahku udah dimulai yaa..
Bener-bener terasa mimpi deh kalo kayak gini. Semuanya datang terlalu cepat begitu aja. Bertubi-tubi dan nggak pake permisi. Perlu nafas panjang dan jeda sejenak untuk melanjutkan perjalananku sepertinya.
And here it is..
Persiapan menjelang hari-H udah digelar. Sedangkan aku belum mengenal betul sosok calon suamiku ini. Baik buruknya pun nggak terlalu tau. Mungkin hal yang sama juga dirasakan abi kepada aku. Yang anehnya, kita berdua mauuuuu aja nurutin keinginan waktu untuk coba saling kenal satu sama lain. Lebih dalam lagi…
Caranya bukan dengan interogasi ataupun wawancara. Aku dan abi justru lebih dekat dengan cara yang aneh. Kita berdua jadi saling kenal sambil beriringan dengan segudang persiapan hari-H nanti.
Saat aku ngerasa ngos-ngosan di jalan, abi mencoba mengantarkan aku ke rest area. Bernapas bareng-bareng. Dituntun pelan-pelan untuk jalan lagi. Lalu lari lagi. Abi baik banget…
There should be me. And there should be him.
Walaupun, kadang kerikil suka centil bikin aku tersandung, tapi semuanya terasa menyenangkan saat dijalanin. Dan lagi-lagi, mimpi kita sama. Menikah…
Dan sekarang udah 99 hari menjelang pernikahanku dengan abi. Semoga semuanya berjalan lancar. Kehidupan sesudahnya juga dipenuhi berkah dan bahagia.
Amin
Antara Harapan, Mimpi, dan Persiapan..
Di rumah kecilku yang sederhana di Cikarang,, keluarga besar abi datang ke rumahku untuk silaturahmi dengan keluarga besarku. Aku ga tau moment itu namanya apa. Intinya, masing2 dari keluargaku dan keluarga abi sama2 berusaha saling mengenal satu sama lain.
Di moment itu, keluarga besar abi mengungkapkan keinginannya untuk menuntun hubungan aku dan abi ke arah yang lebih serius lagi. Demikian pula keluarga besarku, maksud keluarga abi pun diterima dengan baik. Oalahh.. Deg-degan banget deh aku waktu itu.
And finally,, abi memberikan aku sebuah cincin cantik sebagai bentuk niatnya untuk melangkah bersama aku.
Bahagia,, haru,, senang,, deg-degan,, sedih,, gembira,, karena aku ga pernah menyangka akan secepat dan semudah ini hubunganku dengan abi. Continue reading




