Yuk, Kenalan sama Konsep Dasar Six Sigma !!!

Standar

Salah satu pertanyaan penting yang selama ini mengusik kalangan bisnis adalah how to maintain the succession? Apakah jawaban yang paling tepat? Jawabannya terletak pada konsep Six Sigma. Tulisan ini mengajak Anda untuk mengenali konsep tersebut. Namun, sebelum melangkah lebih jauh, simak dulu mutiara kata dari Peter Drucker yang berbunyi:

“Bila kita melihat suatu bisnis sukses, seseorang pasti pernah mengambil keputusan yang berani”

Itulah konsep Six Sigma

Tantangan Abad ini

Isunya bukanlah, “Bagaimana kita sukses?” melainkan, “Bagaimana kita tetap sukses?” Melakukan perbaikan dan pengembangan yang berkelanjutan adalah sebuah perjalanan yang menuntut komitmen tinggi untuk menghindari kekeliruan yang menjadi sebuah pemborosan. Kekeliruan dan pemborosan yang sebenarnya banyak terjadi pada proses operational sering tersembunyi.

Dua Kategori Pemborosan

pemborosan

Tabel Konversi Six Sigma
tabel-6sigma

Tiga Strategi Six Sigma
strategi-6sigma

Target Utama Six Sigma

1. Meningkatkan kepuasan pelanggan
2. Mengurangi Waktu Siklus
3. Mengurangi Defect ( Cacat)

Dari Mana dan Bagaimana Memulai?

Fokus pada hal-hal yang mempengaruhi: biaya, ukuran, kecepatan potential dari Return of Investment (ROI). tentukan skala dan urgensi. Nilai tentang kekuatan dan kelemahan kompetensi inti (proses inti) atau apa yang menjadi aktivitas kritis serta struktur sistem dari bisnis Anda.

Inisiatif menggunakan Six Sigma artinya sebuah keputusan bahwa organisasi akan berubah.

Selanjutnya, tentukan apa yang Anda inginkan untuk dicapai dengan menggunakan Six Sigma, dari tiga alternatif pilihan sasaran Six Sigma:

Sasaran transformasi bisnis: Perubahan utama dalam bagaimana organisasi berjalan, alias perubahan kultur. Contoh: menciptakan sikap berfokus pada pelanggan; melepaskan struktur lama atau cara menjalankan bisnis lama. Sasaran perbaikan strategis: memperbaiki kelemahan dan memanfaatkan peluang operational. Contoh: memacu pengembangan produk; mempertinggi efisiensi rantau suplai. Sasaran pemecahan masalah: memperbaiki area spesifik atau biaya tinggi, pekerjaaan ulang atau penundaan. Contoh: memperpendek waktu pemrosesan aplikasi; menurunkan volume pengembalian.

Tolok Ukur Keberhasilan Penerapan Six Sigma

1. Tingkat keberhasilan kepuasan pelanggan.
2. Tingkat perubahan pola lama dengan pola baru.
3. Keputusan untuk berubah.
4. Tingkat akurasi atas semua Standar Operating Procedure (SOP).

(Kasno Abd. Rachman, Executive Recruitment Consultant PT. JAC INDONESIA)

portalhr.com

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s