Oh no!! Aku terkontaminasi…

Standar

Kehidupanku akhir-akhir ini berubah.
Loh, bukankah setiap berjalannya waktu kita memang mengalami perubahan?
Setiap detik yang terhempas, kadang berlalu begitu saja. Kadang terbuang percuma dan sia-sia. Semua pikiran yang berkelana di kepalaku hanya sebuah emosi sesaat aja rasanya. Padahal, harusnya nggak boleh seperti itu. Yeah, change!!!

Yap, akhir-akhir ini tiba-tiba jadi autis sendiri. Sepertinya ini dampak dari makin canggihnya teknologi jaman sekarang. Komunikasi makin lengkap dan semakin dipermudah. Bahkan nggak jarang bisa membuat orang-orang jadi addicted.

Oh, dunia.. Saat ini aku sedang sindrom autisme.
Sebentar-sebentar lihat hape ku, mencoba melirik-lirik siapa sajakah gerangan yang sedang online di YM ku. Kalau rasa ke-enggakjelas-an muncul, ku klik salah satu ID lalu kuajak dia berchatting ria. Owh.. Masih ababil banget sih aku,, alias abege labil.. Hahahahhh..

Itu baru satu kasus. Kadang jemari masih centil untuk pindah ke aplikasi berikutnya di hape. Yak, kali ini mata udah menangkap basah sebuah aplikasi, namanya twitter. Ku gerak-gerakkan pad di hape buat liat siapa aja yg lagi cerewet di twitternya. Kalo seru aku tanggapin, kalo aneh aku diemin, kalo bagus aku tweet ulang, n kalo lagi mikirin sesuatu ato lagi pengen eksis, langsung pajang deh tweetku. Ckckckckk,, neng putri, neng putri..

Oke, sekarang beranjak ke yang berikutnya. Namanya udah menggelegar ke mana2, dari anak-anak sampe ibu-ibu bapak-bapak punya akun ini. Facebook oh facebook. Masih dengan keingintahuan yg tinggi, ku geser-geser ke bawah layarnya, siapakah gerangan yang sedang eksis di sana? Owhh..

Lama-lama setelah kuperhatikan gerak-gerikku belakangan ini, aku seperti orang autis. Lagi jalan, baik itu ke kantor ato ke manapun, bentar-bentar liat hape. Cetak, cetik, cetak, cetuk.. Jari-jariku mulai lincah lagi buat ketak ketik sana-sini. Sampe kantor, liat hape lagi, cetak cetik cetak cetuk.. Lagi bosen, cetak cetuk lagi. Jam istirahat mo makan siang, cetak cetuk lagi. Sampe rumah, cetak cetuk lagi. Sampe mau tidur pun cetak cetuk. Oh, God!! It’s really really unbelievable.

Banyak sekali waktu aku yang terbuang percuma. Nggak cuma itu, anggaran buat pulsa pun jadi bertambah, alias bikin tambah bangkrut. Gggrrrr.. Sepertinya harus lebih bijak lagi untuk mengendalikannya.

It’s time to be wiser

Sebenernya, jaring-jaring sosial itu juga nggak useless-useless amat. Lewat jejaring seperti itu, aku masih bisa keep in touch dengan temen-temen yang lokasinya jauh banget, yg jarang ketemu, bahkan bisa reunian dgn temen2 sekolah dulu, atau bahas info-info yang seru. Sharing juga bisa dilakukan di jejaring itu. Intinya mah, asal kita bijak mengelola semuanya, Insya Allah kita bisa jadi orang yang baik dalam menghargai segalanya, termasuk menghargai waktu. Hemat kantong juga tentunya. Xixixixii..

Okeh, I am changing to be wiser

🙂

2 responses »

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s