de Last story…

Standar

Dear, blogku tersayang..

Rasanya lama banget ya aku udah menghilang dari peredaran tulis-menulis di istana kecilku ini. Banyak hal yg ingin aku bagi di sini. Sekedar share n mengabadikan moment2 di 2 bulan terakhir ini.

Kado istimewa di my birthday

Yap, tepatnya di ulang tahunku februari kemarin, aa dateng ke Jakarta. Seneng banget rasanya saat itu. Yang aku tahu aa memang cuti selama seminggu untuk liburan di rumahnya. Dan seperti biasa, lagi2 aa tuh seneng banget godain aku untuk menebak2 kapan ya aa bisa ke Jakarta untuk bisa bertemu dgn aku. Karena aa selama ini kayanya seneeeeng bgt nutup2in rencana pertemuannya dengan aku, entah aa sengaja untuk bikin surprise ke aku atau memang khawatir rencananya meleset, jadinya aa enggan untuk janjiin ketemuan. Khawatir aku kecewa katanya kalo ga jadi ketemu.

But, it’s ok. Yang penting judulnya aku udah berhasil ketemu aa di hari ultahku kemarin, setelah hampir 3 bulan ga ketemu. Kangen banget dong pastinyaaaa..

Kita janjian di halte velodrome, aa dateng dengan travel kesayangannya di daerah sana. Rasa bahagia, senang, haru, dan banyak perasaan gembira bergelora saat itu. Kulihat tangan aa, dia menjinjing sesuatu. Sepertinya itu kado untuk aku. Dan benar aja, bungkusan itu memang untuk aku, hadiah dari ibunya. Waaa.. bagus banget!! Terima kasih, ibu.

Selanjutnya, petualangan kita hari itu berlanjut ke Plaza Semanggi. Banyak hal yg kita obrolin di sana. Mulai dari cerita2 aa tentang pekerjaan, keluarga, sampai dengan rencana masa depan kami berdua. Seneng banget rasanya saat itu ketika aa mulai menunjukkan keseriusannya untuk berhubungan dengan aku. Yah, mungkin karena kodratnya perempuan kali ya,, kita2 ini butuh kepastian untuk masa depannya.

Setelah ngobrol sana-sini, siangnya aku nawarin aa untuk main ke rumahku di Cikarang. Agak ragu sepertinya aa saat itu. Mungkin aa lagi dilema, karena aa jg ada rencana ke tempat tinggal kknya di pasar minggu. Yah, padahal aku pengen banget mulai deketin aa ke keluarga aku. Karena menurut aku, kalo aa ingin mendapatkan aku, aa juga harus bisa mendapatkan hati keluargaku. Ya sudahlah, may be next time. Tunggu aa siap aja.

It’s just a dream…

Tentang rencana masa depan, memang akan ada banyak kerikil2 yg harus kita lewatin bersama. Mulai dari lokasi kita yang berjauhan. Aku yang di Jakarta, aa yang di Balikpapan. Ingin sebenarnya aku bisa ikut bersama aa nantinya. Tapi, aku masih ingin di Jakarta. Aku ingin bisa melihat masa tua orang tua aku, karena aku anak pertama mereka dan masih jadi penyemangat mereka. Aku belum mampu untuk jauh2 dari keluargaku.

Selain itu, aku juga terikat dinas dengan kantorku. Kalau aku resign mengikuti jejak aa di Balikpapan, sayang kan uang yang harus kita keluarkan untuk membayar pinaltinya. Jumlahnya sangat besar menurutku. Aku pun masih punya beberapa tanggung jawab terhadap keluargaku. Hal yang belum tentu mudah untuk penuhi kewajibanku itu kalau aku kehilangan pekerjaanku.

Yah, memang belum ada solusi saat itu. Aa masih dengan idealismenya untuk tetap memboyong aku ke Balikpapan, dan aku dengan keinginanku untuk tetap stay di Jakarta.

Not a blue…

Masih di bulan Februari, sekitar 2 minggu setelah hari ulang tahunku, there’s someone else yg mengajak aku untuk menikah dengannya. Nggak seperti tawaran dr orang2 sebelumnya yg tanpa lama2 aku pertimbangkan, kali ini seperti ada bisikan di hatiku kalau aku harus mempertimbangkan orang ini. Aku nggak tau kenapa, yang jelas itulah yang kualami. There was something different, like a chemistry.. (hayyah,, lebaynya)

Sehari setelah ajakan orang tersebut, aku langsung menghubungi aa. Aku ungkapkan kondisi aku saat itu. Tentang kalut dan bimbangnya aku untuk membuat sebuah keputusan dalam hidupku. Aku tahu aa kecewa dan sedih sama aku waktu itu, bahkan mungkin marah sama aku. Lagi-lagi, aku cuma bisa minta maaf, karena aku harus mempertimbangkan orang ini.

Sejak kejadian itu, aa jadi lebih perhatian sama aku. Lebih sering kasih kabar dan mengirimkan sms yg membuat aku berbunga2. Sungguh, aku makin kalut saat itu. Aku panjatkan doa kepada Allah supaya ditunjukkan jalan yang diridhoi-Nya. Agar aku bisa membuat keputusan dengan cepat dan tepat. Karena kalau semakin lama aku membuat keputusan, aku khawatir aku malah makin mempermainkan perasaan dua orang ini. Aku cuma bisa pasrah kepada Allah.

Bismillah. Seminggu setelah itu, di samping aku mendapat keyakinan dan kemantapan hati, dengan pertimbangan yang baik2 pula, akhirnya aku memutuskan untuk memilih orang baru ini. Aku tahu ini menyakitkan bagi aa, mengingat hubungan kita yg sudah terjalin selama 4,5 tahun. Tentu ini bukan hal yang mudah untuk diterima aa.

Ini tentang pilihan hidup..

Aa,, ade tahu aa itu orang yang sangat baik hatinya. Ramah. Penolong. Bijaksana. Berkharisma. Sholeh. Berbakti kpd orang tua aa. Sayang banget sama keluarga aa. Pekerja keras, pantang menyerah, selalu semangat, selalu ceria, selalu senyum. Dan hal-hal lainnya yang merupakan karakter ade banget, yg ade cari di dalam diri suami ade nantinya.

Tapi, cerita nggak berjalan sesuai dengan mimpi2 kita,a.. Allah punya banyak kekuasaan untuk membolak-balikkan hati manusia. Termasuk hati ade untuk berpaling dari aa. Kalaupun kita nanti berjodoh, ade pasti akan dikembalikan lagi ke aa.

Dan lagi-lagi, ini adalah pilihan hidup ade, a.. Terima kasih banyak atas semua kebaikan aa ke ade selama ini, untuk semua bantuan aa ketika ade butuh dukungan untuk berjuang, untuk semua senyuman aa yang menceriakan ade, dan untuk semua perhatian dan kasih sayang aa untuk ade. Terima kasih banyak.

Mungkin ade bukan yang terbaik untuk aa. Ade yakin, aa akan mendapat seorang perempuan yang jauh lebih baik dari ade. Ikhlaskan ade ya, a.. Maafkan ade karena sudah membuat aa sakit hati. Ade tahu aa adalah orang yang tangguh, pasti bisa melewati semua ini dengan semua semangat dan kebijaksanaan aa.

Aa adalah orang yang baik. Sedangkan orang yang baik, pasti akan mendapat orang yang baik pula. Ade berdoa semoga aa selalu bahagia dan dipenuhi keberkahan di setiap langkah hidup aa.

Doakan ade juga ya, a. Semoga ade bisa hidup bahagia bersamanya. Amin🙂

3 responses »

  1. Ping-balik: Selamat datang, abi :) | Selamat Datang di Istana Putri !!!

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s