99 days itu…

Standar

Akhirnya kisahku udah dimulai yaa..

Bener-bener terasa mimpi deh kalo kayak gini. Semuanya datang terlalu cepat begitu aja. Bertubi-tubi dan nggak pake permisi. Perlu nafas panjang dan jeda sejenak untuk melanjutkan perjalananku sepertinya.

And here it is..

Persiapan menjelang hari-H udah digelar. Sedangkan aku belum mengenal betul sosok calon suamiku ini. Baik buruknya pun nggak terlalu tau. Mungkin hal yang sama juga dirasakan abi kepada aku. Yang anehnya, kita berdua mauuuuu aja nurutin keinginan waktu untuk coba saling kenal satu sama lain. Lebih dalam lagi…

Caranya bukan dengan interogasi ataupun wawancara. Aku dan abi justru lebih dekat dengan cara yang aneh. Kita berdua jadi saling kenal sambil beriringan dengan segudang persiapan hari-H nanti.

Saat aku ngerasa ngos-ngosan di jalan, abi mencoba mengantarkan aku ke rest area. Bernapas bareng-bareng. Dituntun pelan-pelan untuk jalan lagi. Lalu lari lagi. Abi baik banget…

There should be me. And there should be him.

Walaupun, kadang kerikil suka centil bikin aku tersandung, tapi semuanya terasa menyenangkan saat dijalanin. Dan lagi-lagi, mimpi kita sama. Menikah…

Dan sekarang udah 99 hari menjelang pernikahanku dengan abi. Semoga semuanya berjalan lancar. Kehidupan sesudahnya juga dipenuhi berkah dan bahagia.

Amin🙂

One response »

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s